Burungpecuk besar berkumpul dalam kelompok jenis kelamin campuran, usia campuran di seluruh non-perkembangbiakan Pada musim kawin, individu yang tidak berkembang biak dapat bermalas-malasan di dekat koloni yang bersarang (Hatch, et al., 2000) Jangkauan Sarang. Di koloni bersarang, sarang ditempatkan di luar jangkauan tetangga. KalauAnda berniat mencampur beberapa burung jenis finch dalam satu kandang, maka beberapa hal di bawah ini bisa menjadi panduan : Burung yang dicampur sebaiknya memiliki ukuran / postur tubuh yang hampir sama. Jika ada satu jenis finch yang ukurannya jauh lebih besar dari jenis finch lainnya, maka dia cenderung dominan dan sering berperilaku . bayak perbedaan sifat burung teritorial dan burung berklompok/kolonitentu berbeda pula cara menaikan dan menurunkan birahi daridua jenis klompok yang berbeda tersebut sifat yang berbandingterbalik antara burung teritorial dan burung koloni dapat kita lihatdari karakter dasar burung tersebut gaya hidup mereka yang berbedajenis burung teritorial murai batu,kacer,cendet,anis merah,kolibri,songokotong,ledekan gunung,cililin,hwamie,ciblek,premjak,cucak hijau semidll karakter dasarburung penjaga wilayah ini lebih sering di temukan sendiri ataubersama dengan pasanganya dan anaknya dapat di simpulkanburung teritorial lebih menyukai tempat yang tidak terlalu terangdan menyukai pohon yang rindang merasa lebih nyaman di tempat, seperti ituperbedaan cara menurunkan birahi burung koloni dan teritorialsedangkan burung berkoloni memiliki sifat yang terbalik darijenis burung teritorial mereka lebih sering terlihat berkelompokdan menyukai keramaian entah keluarganya atau dari tempatlain burung jenis ini lebih menyukai hidup berdampinganmerasa lebih aman dan nyaman ketika banyak kawanjenis burung koloni atau berkelompok adalah lovebird,pleci,burung gereja,pipit dll burung koloni lebih nyamanbila burung sejenisnya berada di sekitanya dapat melindungimereka dari serangan predator entah jenis burung lain, seperticendet atau dari pemangsa unggas lain burung berkolonisaling menjaga satu sama lain sehingga tingkat kebersamaanyalebih baik di bandingkan burung teritorialnah karakter dasar dua jenis burung tersebut akan berdampakperbedaan cara menurunkan birahi burung koloni dan teritorialjuga oke kita langsung ke pembahasan nya aja ya sobmenurunkan birahi burung teritorialjenis burung teritorial murai batu,kacer,cendet,anis merah,kolibri,songokotong,ledekan gunung,cililin,hwamie,ciblek,premjak, cucak hijau semi dllhal yang memicu birahi pada burung adalah nutrisi panganyang kita berikan sehingga bedampak kepada rangsanganotak kepada burung tersebut birahi di perlukan burung untukberkicau, tapi pada titik level yang wajar jika birahi yangkita setting berlebihan , maka akan terjadi over birahi , maka dariitu kita wajib mengatur asupan nutrisi pada burung agar tetapgacor dan tetap dalam kondisi birahi yang wajar jika terjadioverbirahi pada burung sobat hal yang penting kita lakukanadalah mengurangi tingkat rangsangan yang memicu burungselalu merasa bergairah dengan kata lain burung sedang strestingkat rendah, tapi jika hal ini kita diam kan , maka burung akansemakin sulit untuk di sembuhkan jadi penanganan yang cepatdan tepat akan sangat berguna jika terjadi masalah birahi padaburung karakter dasar burung teritorial menyukai tempat yangrada gelap dan pepohonan yang rindang ini sangat bergunadi aplikasikan untuk menurunkan birahi burung tersebutjadi jika burung sobat telah overbirahi berikan tempat yangsenyaman mungkin agar burung sobat bisa kembali pulihberikan tempat yang jauh dari kebisingan suara burung lainbeikan suara gerujugan air untuk terapi burung sambil tetapdi kerodong karena melihat dari kebiasahan hidup burungtersebut kurangi EF atau extrafood berguna untuk mengurangienergi burung latihan fisik setiap pagi untuk menghilangkanstres pada burung tersebut pengembunan dilakukan lebihsering dari biasanya kondisi birahi atau stres bisa terjadikarena polusi udara dan lain-lain , maka dari itu pengembunanmemberikan efek rileksasi kepada gangguan kecemasan padaotak burung tersebutperbedaan cara menurunkan birahi burung koloni dan teritorialuntuk jenis burung koloni yang lebih menyukai berkelompokkarena merasa aman dalam posisi tersebut bisa kita simpulkanuntuk mengurangi dampak stres pada burung tersebut , makaburung wajib di koloni, apalagi jenis burung pleci yangmenyukai tempat baru sebaiknya jika kita ingin mendapatkansettingan lomba pleci yang natural adalah dengan cara mengajakjalan-jalan burung tersebut dengan semua anggota koloni atausebagian dari mereka hal ini berdampak kepada fisikologisburung tersebut sehingga burung lebih aktraktif dan rajinberkicau untuk menurunkan birahi burung koloni tentunyacaranya hampir mirip, tapi berbeda dengan burung teritorialdengan caara mengurangi settingan EF dan kolonikan burungyang sedang birahi tersebut dalam satu kandang mungkinbeberapa saat burung tersebut akan galak, tapi setelah beberapawaktu burung tersebut sudah mulai bisa beradaptasi dan mualibisa mengontrol dirinya nah, tapi jika ob terjadi pada burunglovebird jika sobat mengkoloni burung tersebut akan berdampakkepada penurunan sifat fighternya di arena lomba jadi untukburung lovebird yang di khususkan untuk lomba sebaiknyagunakan cara burung bertipe teritorial sehingga tidak mengurangisifat fighter si burung tersebutoke sobat maskicau,, semogga artikel perbedaan cara menurunkan birahi burung koloni dan teritorial bermanfaat ya jangan lupa disharejuga Cara Ternak Burung Kenari Sistem Koloni – Burung Kenari adalah salah satu jenis burung yang populer dikalangan kicau mania karena memiliki suara kicauan yang merdu dan warna bulu yang mempesona. Sehingga tak heran banyak orang yang menyukai jenis burung kenari untuk hewan peliharaan. Selain itu banyak juga yang orang yang berternak burung kenari. Salah satu cara bertenak burung kenari yang paling menguntungkan adalah dengan sistem koloni. Sistem ternak koloni adalah cara beternak burung kenari dengan cara menempatkan beberapa kenari pejantan dan beberapa kenari betina pada satu sangkar yang berukuran luas. Dengan begitu induk kenari jantan dan betina dapat memilih pasangannya sendiri. Baca Juga Cara Merawat Burung Kenari Agar Cepat Gacor Terdapat beberapa keuntungan yang diperoleh dengan berternah kenari, seperti mendapatkan keuntungan lebih ketika menjual burung kenari dengan harga yang tinggi. Namun juga tergantung dari kualitas kenari yang anda jual. Jika anda berternak dengan cara membeli burung waktu kecil dan melakukan perawatan dengan benar, maka bisa saja menghasilkan kenari berkualitas dengan bulu indah dan suara yang gancor. Untuk mendapatkan burung kenari yang berkualitas, berikut cara berternak burung kenari dengan sistem koloni mudah dan menguntungkan. 1. Persiapan Kandang Langkah awal untuk memulai ternak burung kenari yaitu terlebih dahulu menyiapkan kandang. Buat kandang sesuai dengan kapasitas kenari yang akan anda ternak. Jika dengan sistem koloni maka buat kandang yang cukup luas. Buatlah sangkar di ruangan terbuka dan atur posisi sangkar ternak di kawasan yg aman serta nyaman bagi kenari. Selain itu, buat kandang sedemikian rupa agar sangkar ternak kenari menerima sinar matahari. Disarankan untuk membuat 1/3 atap sangkar menggunakan atap yang transparan agar sinar matahari dapat masuk. Karena burung kenari yang diternak secara koloni harus mendapat sinar mentari yang cukup, agar kenari tetap sehat dan pula tidak gemuk. Sebaiknya berikan lampu di dalamnya sebagai penerangan pada saat malam hari minimal neon 10 watt. 2. Tips Memilih Indukan Untuk ternak sistem koloni sebaiknya pilih indukan dengan karakter pendiam baik jantan dan betina untuk mencegah kenari ngamuk ketika disatukan dikandang. Selain itu, pilih indukan yang sebelumnya sudah berproduksi karena kenari akan lebih cepat berkembang biak. Ciri indukan kenari jantan yang bisa dijadikan indukan yaitu kenari yang tidak sakit, gacor, memiliki warna indah dan cerah. Selain itu pilih pejantan yang sudah terdapat benjolan kemerahan dibawah yang merupakan tanda burung siap kawin dan jika didekatkan dengan betina gacoran menjadi lebih lantang. Sedangkan indukan betina pilih yang sehat dan siap kawin, serta pilih indukan betina yang memiliki nafsu makan tinggi dan memiliki warna bulu cerah. Dalam satu kandang koloni, jumlah pasangan kenari yang ideal mampu 1 pejantan 4 betina atau dua pejantan 8 betina. Baca Juga Cara Menjodohkan dan Mengawinkan Kenari 3. Pemberian Pakan Pakan merupakan hal penting yang harus diperhatikan dalam melakukan ternak burung kenari. Jenis pakan yang diberikan juga berbeda-beda, seperti pakan pokok dan extra feed. Makanan pokok burung kenari adalah biji bijian, sedangkan biji mix bisa berupa campuran pakan biji-bijian 40% canang seed, 20% biji sami, 15% miger seed, milet putih dan untuk milet merah. Selain itu anda juga bisa memberikan telur puyuh rebus dan sayuran secara berpola agar burung kenari lebih sehat. 4. Kelengkapan Alat Ternak Sistem Koloni Selain beberapa cara diatas, anda juga perlu menyiapkan beberapa alat untuk sarana penunjang dalam sangkat, seperti menyediakan tempat minum, daerah pakan dan pula tempat sarang kenari bertelur. Berikan tempat makan dan minum lebih dari 1 tempat untuk meminimalisir kenari berkelahi. Buat sarang melebihi jumlah kenari betina dan beri jarak antar sarang paling tidak 50 centimeter serta usahakan tiap sarang diberi variasi tanaman atau bunga yang terbuat asal plastik. Cara ini untuk mencegah kenari diganggu oleh burung lainnya pada saat bertelur. Selain itu, sediakan bahan sarang kenari agar kenari dapat menyusun sarang segera. Baca Juga Ciri-Ciri dan Cara Perawatan Burung Kenari Black Red Kelebihan dan Kekurangan Ternak Sistem Koloni 1. Kelebihan Ternak Sistem Koloni Ternak sistem koloni lebih praktis dan praktis, karena anda tidak lagi perlu menjemur kenari setiap pagi. Lebih menghemat waktu pada saat pemberian makan karena hanya memberikan makan pada satu kandang saja. Anda tidak lagi direpotkan dengan menjodohkan kenari, karena kenari akan mencari pasangannya sendiri. Kenari lebih lincah dan sehat karena bisa terbang lebih leluasa. 2. Kekurangan Ternak Sistem Koloni Kenari jantang lebih terforsir karena mengawini beberapa betina sekaligus. Kenari berisiko berkelahi hebat karena semuanya saling berinteraksi dalam satu kandang yang sama. Kenari yang sedang berproduksi lebih berpotensi diganggu oleh kenrai yang lainnya. Jika salah satu kenari sakit, akan cepat menular ke kenari lainnya. Sulit mengontrol kenari ketika sudah siap bertelur ataukah kenari jantan sedang mabung Itulah informasi yang diberikan tentang Cara Ternak Burung Kenari Sistem Koloni . Semoga informasi yang diberikan bermanfaat dan bisa dijadikan sebagai sumber literasi bagi pembaca. Salah satu burung yang ditemukan oleh para peneliti, Rhipdura habibiei. - Indonesia terbagi menjadi tiga kawasan persebaran fauna yang dipisahkan oleh garis Wallace dan Weber, yakni Asiatis, Peralihan, dan Australis. Tiga kawasan inilah yang membuat Indonesia memiliki keragaman fauna, dan masih banyak diantaranya belum diidentifikasi. Sebuah penelitian dari LIPI bersama National University of Singapore telah menemukan sepuluh jenis burung baru yang teridentifikasi di Sulawesi dan Maluku. Baca Juga Singa Berkantung Ini Hidup Jutaan Tahun Silam di Hutan Kuno Australia Dari penemuan tersebut, para peneliti memberikan nama salah satu jenis burung sesuai dengan nama mantan presiden Republik Indonesia, Habibie, dengan nama latin Rhipidura habibiei. Rhipidura habibiei memiliki suara yang khas dari jenis lainnya. Ia juga memiliki pita hitam pada ekornya yang lebih lebar daripada burung-burung lainnya. Burung ini dapat ditemukan di Pulau Peleng, Sulawesi Tengah pada kawasan hutan dataran tinggi. Selain penamaan yang identik dengan Habibie, para ilmuwan juga menamakan jenis burung lainnya dengan nama seorang cendekiawan, Emil Salim. Burung tersebut diberi nama Phylloscopus emilsalimi yang bisa dijumpai di dataran tinggi Pulau Taliabu, Maluku Utara. Dewi Malia Prawiradilaga, peneliti LIPI, menyatakan bahwa penamaan suatu spesies berdasarkan kaidah ilmiah harus sesuai dengan nama lokasi dan sifat burung tersebut. Atau bisa juga diberikan dari orang penting yang memiliki jasa. “Berdasarkan sebagai penghormatan atau penghargaan untuk mengabadikan atau menganugerahkan kepada seseorang yang dianggap sudah berjasa, contoh Rhipidura habibiei dari Pulau Peleng, Kepulauan Banggai dan Phylloscopus emilsalimi dari Pulau Taliabu, Kepulauan Sula,” kata Prawiradilaga saat dihubungi. Prawiradilaga menyebutkan dalam laporan bahwa penemuan ini adalah perkembangan ekspedisi yang sangat langka dan luar biasa pasca ekspedisi yang dilakukan Alfred R. Wallace. Jenis burung lainnya yang ditemukan oleh peneliti, di antaranya Locustella portenta, Myzomela wahe, Turdus poliocephalus sukahujan, Phyllergates cuculatus sulanus, Ficedula hyperythra betinabiru, Cyornis omissus omississimus, Phyllergates cucullatus relictus, dan Phyllocopus suara merdu yang umumnya ditemukan oleh para peneliti di sekitar Pulau Taliabu. “Burung-burung tersebut endemik di wilayahnya. Artinya, tidak ada di tempat lain di dunia ini. Hanya ada di Indonesia,” kata Prawiradilaga. Baca Juga Beruang Kutub Diketahui Gemar Menyimpan Hasil Buruannya di Dalam Salju Sebagai pengembangan penelitian lebih lanjut, saat ini spesimen dari sepuluh jenis maupun anak jenis burung baru tersebut disimpan sebagai koleksi ilmiah Bidang Zoologi, Pusat Penelitian Biologi LIPI. “Masih banyak hal yg perlu dilakukan, seperti mengkaji populasi, meneliti ekologi atau peri kehidupannya di alam, melihat kondisi habitat, meneliti perannya di alam dan sebagainya,” tutup Prawiradilaga. PROMOTED CONTENT Video Pilihan Ternak Lovebird Koloni – Siapa yang tidak kenal dengan jenis burung yang mempunyai kicauan yang merdu serta bulunya yang cantik. Ya, tepat sekali, apalagi kalau bukan burung lovebird. Kicauannya yang sangat merdu dan bulunya yang cantik membuat burung ini sangat disenangi oleh para pecinta burung. Maka tidak heran, jika para pecinta burung ini banyak yang menernaknya dengan cara koloni. Atau lebih familiar dikenal dengan ternak lovebird koloni. Kenapa Mesti Ternak Lovebird Koloni? Bagi para penyuka burung lovebird yang masih awam tentu akan bertanya mengapa mesti ternak lovebird koloni? Pada dasarnya, burung lovebird sendiri mempunyai potensi yang sangat besar untuk dibudidayakan oleh para peternak burung. Karena permintaan burung lovebird ini sendiri sangat tinggi sekali, dikarenakan keunikan dari burung itu sendiri. Meskipun harga jual dari burung lovebird sangat fantastis sekali, namun banyak sekali yang mencarinya. Maka dari itu, untuk memenuhi itu semua cara koloni merupakan pilihan yang tepat. Budidaya lovebird akan lebih efektif dan efisien dilakukan dengan cara koloni. Dengan cara tersebut, maka keturunan yang akan didapatkan pun lebih banyak dibanding dengan dibudidayakan secara per ekor. Cara koloni pun dianggap dapat mempermudah dalam proses perawatan dan pemeliharaannya. Namun terlepas kemudahan proses tersebut, teknis budidaya koloni yang baik dan benar mesti tetap harus diperhatikan. Baca Juga Ternak Burung Kenari Cara Ternak Lovebird Koloni Yang Baik Dan Benar Bagi para pecinta burung yang tertarik beternak lovebird secara koloni. Tentunya harus mengetahui bagaimana cara beternak lovebird koloni yang baik dan benar. Adapun cara ternak lovebird koloni yang baik dan benar adalah sebagai berikut 1. Memilih Induk Lovebird Cara ternak lovebird koloni yang baik dan benar dimulai dari memilih induk lovebird itu sendiri. Pilihlah induk lovebird yang berkualitas dan yang sehat. Selain itu, pilihlah calon indukan yang mempunyai suara yang nyaring dan bulunya yang cantik. Dengan klasifikasi tersebut, maka calon anakkan pun akan berkualitas. Setelah memilih indukan yang berkualitas, langkah selanjutnya adalah menunggu indukan sampai siap kawin. Aspek ini merupakan salah satu aspek yang perlu diperhatikan, karena memaksa indukan lovebird untuk segera kawin tidak baik. Biasanya lovebird akan siap kawin jika sudah mencapai usia 1 tahun. Sedangkan untuk indukn jantan, pilihlah yang usianya lebih tua dari betina. Hal tersebut bertujuan agar lovebird jantan dapat mendominasi selama proses perkawinan berlangsung. Dengan begitu, maka peluang pembuahan pun akan berpotensi lebih tinggi. 3. Membuat Kandang Yang Nyaman Cara ternak lovebird koloni yang baik dan benar selanjutnya adalah membuat kandang yang nyaman. Tentukanlah ukuran serta perlengkapan apa saja yang dapat mendukung burung tinggal nyaman di dalam kandang. Seperti halnya tempat makannya, tempat mereka bermain, dan lain sebagainya. Buatlah kandang senyaman mungkin agar burung lovebird pun bisa hidup dengan nyaman secara berkoloni. 4. Menyiapkan Tempat Bertelur Selain membuat kandang yang nyaman, menyiapkan tempat bertelur bagi burung lovebird sangat penting sekali. Tempat bertelur atau sering disebut dengan glodok ini bisa dibuat sendiri yakni menggunakan kayu yang keras yang dibuat berbentuk keras dengan ukuran 20x20x25 cm. Selain itu, sediakan pula kayu yang sudah diserut, ranting kecil, dan dedaunan di dalam kotak tersebut untuk sarang lovebird itu sendiri. Para peternak lovebird tidak usah susah-susah membuat sarang, karena lovebird sendiri akan membuat sarang telur sendiri. Dengan membuat sarang telur sendiri, maka mereka pun akan merasa nyaman dengan sarang yang mereka buat sendiri dibanding jika dibuatkan oleh para peternak. 5. Mengetahui Jenis Kelamin Burung Yang Dipelihara Cara ternak lovebird koloni yang baik dan benar selanjutnya adalah mengetahui jenis kelamin burung yang dipelihara. Hal ini merupakan salah satu hal yang terdengar sepele, namun jika tidak diperhatikan tentunya akan berakibat fatal. Karena tidak sedikit para peternak yang menggabungkan jenis kelamin burung yang sama dalam satu kandang. Hal tersebut tentunya akan berakibat gagal total dalam beternak lovebird itu sendiri. 6. Menyiapkan Makanan Agar Burung Lovebird Cepat Bertelur Salah satu yang mendukung proses ternak lovebird secara koloni selanjutnya adalah menyiapkan anakan agar burung cepat bertelur. Hal ini merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan, karena bakal anakkan sendiri berasal dari telur. Jika indukan menghasilkan telur yang berkualitas, maka otomatis anakkan pun akan berkualitas. Untuk menghasilkan anakkan yang berkualitas, maka menyiapkan makanan agar lovebird cepat bertelur pun harus diperhatikan. Berilah bakal indukan dengan makanan yang mengandung gizi tinggi seperti biji sawi, jagung muda, biji kenari, jewawut, tulang sotong, tauge, kuaci, kangkung, dan lain sebagainya. Dengan makanan tersebut, maka indukan pun akan menghasilkan telur dan anakkan yang berkualitas. 7. Mengawinkan Lovebird Salah satu yang sangat penting dilakukan agar lovebird mempunyai anakkan yang banyak dan berkualitas adalah dari proses mengawinkan lovebird itu sendiri. Proses mengawinkan lovebird ini pun sangat mudah sekali untuk dilakukan. Yakni cukup memasukkan lovebird jantan dan betina ke dalam satu kandang. Setelah itu, tunggulah beberapa hari apakah mereka sudah melakukan perkawinan dan bertelur atau tidak. Baca Juga Ternak Cacing 8. Mengantisipasi Indukan Yang Tidak Mau Mengerami Telur Setelah proses perkawinan, biasanya tidak lama dari proses tersebut indukan akan langsung bertelur. Biasanya indukan akan mulai bertelur sebanyak 3 butir telur. Namun, terkadang indukan sendiri tidak mau untuk mengerami telurnya sendiri. Jika terjadi demikian, maka tidak usah khawatir. Hal yang harus dilakukan adalah mendekatkan indukan lain yang sudah mengerami pada indukan yang baru bertelur dan enggan mengerami telurnya. Biasanya suara erangan lovebird yang sudah mengerami akan memancing lovebird yang baru bertelur untuk melakukan aktivitas pengeraman. Yang perlu diingat, bahwa mendekatkan disini bukan berarti mendekatkan burungnya, namun mendekatkan sarangnya. 9. Memisahkan Lovebird Jantan Dengan Betina Saat Masa Pengeraman Masa pengeraman merupakan salah satu masa yang sangat penting dan tidak bisa dianggap main-main. Hal tersebut agar telur bisa terjaga dan menetas dengan baik. Untuk mengatasi tersebut, maka sudah pasti lovebird jantan dan betina harus dipisahkan selama proses pengeraman tersebut berlangsung. pada saat lovebird betina melakukan proses pengeraman, maka para peternak bisa melakukan perkawinan selanjutnya pada lovebird jantan. Dengan begitu, maka proses budidaya atau ternak pun akan berlangsung dengan cepat dan menghasilkan anakkan yang banyak. 10. Memberikan Makanan Yang Bergizi Selama Proses Pengeraman Telur Cara ternak lovebird koloni yang baik dan benar yang terakhir adalah dengan memberikan makanan yang bergizi selama proses pengeraman telur. Memberikan makanan yang bergizi selama proses pengeraman tidak kalah pentingnya dengan memberikan makanan bergizi sebelum masa kawin. Pada masa ini, makanan yang bisa diberikan berupa pelet ayam yang sudah dicampur dengan bubur bayi. Dengan makanan tersebut, maka asupan gizi pada lovebird pun terpenuhi. Kelebihan Ternak Lovebird Koloni Setelah mengetahui alasan dan cara ternak lovebird secara koloni, maka ada satu hal lagi yang mesti diketahui yakni kelebihan ternak lovebird koloni. Selain menghasilkan telur yang banyak, beternak lovebird secara koloni pun dapat menghemat uang. Baca Juga Ternak Ikan Salah satu contohnya adalah dalam biaya membuat kandang. Membuat kandang yang langsung besar tentunya akan mengeluarkan biaya sedikit dibanding dengan membuat kandang untuk dua ekor burung lovebird. Selain itu, beternak dengan cara koloni dapat menghemat waktu para peternaknya. Karena mereka bisa memberi makan dalam satu waktu dan membersihkan kandang hanya satu tempat saja. Kelebihan terakhir beternak lovebird dengan cara koloni adalah lovebird sendiri tidak mudah stres. Karena dengan cara koloni, mereka akan mudah untuk terbang, dan mengepak-ngepakkan sayapnya. Selain itu, di dalam kandang pun mereka mendapatkan teman yang banyak. Itulah beberapa informasi lengkap mengenai ternak lovebird koloni. Informasi tersebut, tentunya sangat berguna sekali bagi yang hendak menjadikan lovebird menjadi salah satu bisnis yang sangat menjanjikan. Terlebih informasi tersebut sangat berguna sekali bagi mereka yang awam tentang lovebird itu sendiri, namun ingin mencoba ternak lovebird. Ternak Lovebird Koloni

jenis burung yang bisa di koloni