Pelayananpublikid-Anda pasti sudah sering mendengar kata sarana dan prasarana.Jika mendengar kata itu tentu kita berfikir terkait bangunan dan fasilitas dalam bangunan tersebut. Bagi kalian yang belum mengetahui maksud dari istilah sarana dan prasarana, simak penjelasan pengertian sarana dan prasarana berikut ini.
Kepalasekolah merupakan salah satu komponen pendidikan yang paling berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Keberhasilan program pendidikan melalui proses belajar mengajar sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu: faktor siswa, kurikulurn, tenaga kependidikan, dana, sarana dan prasarana, pengelolaan/ manajemen, dan faktor lingkungan.
Tujuanpemeliharaan sarana dan prasarana kantor, antara lain : 1) Agar barang tidak mudah rusak karena hama atau suhu/cuaca. 2) Agar barang tidak mudah hilang. 3) Agar barang tidak kadaluarsa. 4) Agar barang tidak mudah susut. 5) Agar sarana dan prasarana selalu dalam keadaan bersih. b.
POSKUPANG.COM | KUPANG - Selain protokol umum kesehatan sekolah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Drs Benyamin Lola MPd dalam diskusi virtual yang diselenggarakan oleh Ombudsman RI Provinsi NTT, Senin (8/6/2020) juga memaparkan tentang protokol sarana dan prasarana di sekolah.. Pertama, sosialisasi pencegahan Covid-19 melalui spanduk/x-banner yang dipasang di depan sekolah
Dilansirdari Ensiklopedia, dalam mengadakan sarana dan prasarana kita harus melakukan Perencanaan. [irp] Pembahasan dan Penjelasan. Menurut saya jawaban A. Pengadaan adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali.
Beberapasarana dan prasarana tersebut tidak jauh berbeda dengan peralatan lompat jangkit yang sudah pernah kita bahas pada pertemuan sebelumnya. 1. Lapangan lompat jauh. Lapangan lompat jauh adalah hal pertama yang harus dipersiapkan oleh seseorang yang ingin melakukan lompat jauh. Tentu saja setiap olahraga membutuhkan sebuah lapangan atau
. Pengertian Sarana dan Prasarana Pengertian sarana adalah alat yang dapat digunakan untuk melancarkan atau memudahkan manusia dalam mencapai tujuan tertentu. Sarana berhubungan langsung dan menjadi penunjang utama dalam suatu aktivitas. Sarana dapat berbentuk benda bergerak dan tidak bergerak dan umumnya berbentuk kecil dan bisa dipindah-pindah. Sedangkan prasarana adalah segala sesuatu yang menunjang secara langsung atau tidak langsung segala jenis sarana. Umumnya prasarana dimiliki dan dibangun oleh pemerintah dalam bentuk benda tidak bergerak. Contoh sederhana untuk memahami kedua pengertian diatas misalnya Ketika kita ingin berpergian kita akan menggunakan mobil sebagai sarana. Sedangkan jalan raya dan jembatan adalah prasarananya. Disekolah kita menggunakan meja, bangku, komputer ataupun papan tulis sebagai sarana. Sedangkan bangunan sekolah, halaman sekolah adalah contoh dari prasarananya. Perbedaan Sarana dan Prasarana Meski terkesan sama, namun sarana dan prasarana memiliki perbedaan dalam hal pemakaiannya. sarana adalah peralatan yang bergerak dan umumnya dipakai secara langsung, misalnya ada kertas, pulpen, buku, komputer, dan lain-lain. Sedangkan prasarana adalah penunjang dan umumnya merupakan fasilitas yang tidak bergerak, misalnya gedung dan ruangan. Sarana dan prasarana memiliki keterkaitan yang tidak dapat dipisahkan. Dua hal ini adalah fasilitas penunjang manusia untuk dapat melakukan suatu pekerjaan dengan mudah dan efisien. Berikut ini ini adalah beberapa perbedaan antara sarana dengan prasarana. 1. Bentuk Pada umumnya, prasarana memiliki bentuk yang lebih besar sehingga susah atau tidak bisa dipindahkan. Sedangkan, sarana merupakan benda yang dapat dengan mudah dipindahkan karena memiliki bentuk yang lebih kecil. Prasarana juga memiliki sifat menetap di suatu tempat sedangkan sarana dapat dibawa dengan mudah. 2. Kepemilikan Secara umum, sarana dapat dimiliki secara individu, swasta, dan pemerintah. Sedangkan, prasarana pada umumnya dimiliki suatu badan institusi seperti pemerintah dan swasta 3. Fungsi Sarana memiliki fungsi utama dari sebuah aktivitas tertentu. Sedangkan prasarana pada umumnya memiliki fungsi sebagai penunjang. 4. Pembiayaan Pengadaan Pembiayaan pengadaan sarana lebih kecil sehingga bisa dilakukan oleh pihak tertentu yang mengadakan suatu kegiatan. Sedangkan, pembiayaan untuk pengadaan prasarana jauh lebih tinggi. Sehingga, pembiayaan sepenuhnya berasal dari suatu institusi tertentu seperti pemerintah. Fungsi Sarana dan Prasarana Fungsi memiliki bentuk yang berbeda-beda sesuai dengan ruang lingkupnya masing-masing. Misalnya saja, sarana dan prasarana di tempat ibadah jelas berbeda dengan sarana dan prasarana di perpustakaan. Akan tetapi, pada maknanya, sarana dan prasarana yang berada di ruang lingkup berbeda memiliki tujuan yang sama. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari sarana dan prasarana. 1. Mempercepat Proses Pekerjaan untuk mempercepat pekerjaan dapat dilihat dengan mudah di areal perkantoran. Sarana dan prasarana seperti komputer, bahkan fasilitas gedung yang dilengkapi toilet serta kantin, akan memudahkan karyawan untuk melakukan pekerjaannya dengan efisien. 2. Meningkatkan Produktivitas Barang atau Jasa untuk meningkatkan produktivitas dapat dilihat di areal pabrik. Segala mesin serta fasilitas yang ada di dalam sebuah pabrik akan menunjang tenaga kerja untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat, hasil yang maksimal, dan dalam waktu yang singkat. 3. Hasil yang Berkualitas Untuk menunjang tujuan berupa hasil yang berkualitas, sarana dan prasarana yang disediakan haruslah memiliki fungsi yang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya saja, sarana dan prasarana pendidikan di sekolah haruslah sesuai dengan kebutuhan belajar mengajar dengan menyediakan alat seperti proyektor. 4. Menimbulkan Rasa Nyaman Yang disediakan juga memiliki tujuan untuk membuat rasa nyaman dan aman bagi penggunanya. Misalnya saja, sarana dan prasarana di areal perpustakaan dilengkapi dengan meja, kursi, pencahayaan dan alat pendingin udara, sehingga sangat cocok untuk kegiatan membaca dalam waktu yang lama. 5. Menimbulkan Rasa Puas Juga diciptakan untuk memberikan rasa puas kepada penggunanya, misalnya sarana dan prasarana di bioskop. seperti kursi berlengan yang empuk, pendingin udara, sound system, layar super besar, dan ruangan yang gelap dibuat dengan tujuan memanjakan pengunjung agar dapat menikmati sebuah film dengan maksimal.
Anda pasti sering mendengar istilah sarana dan prasarana. Jika kita mendengar istilah ini, tentunya kita akan mempertimbangkan bangunan dan fasilitas yang ada di dalam gedung tersebut. Bagi yang belum paham dengan arti istilah sarana dan prasarana, silahkan simak uraian pengertian sarana dan prasarana di bawah ini. Pengertian Sarana dan Prasarana Sarana dan prasarana memiliki arti sebagai seperangkat alat yang bisa digunakan untuk melangsungkan suatu kegiatan. Biasanya segala alat ini bisa berupa alat utama atau juga bisa berupa alat pendukung sehingga dapat melancarkan proses dari suatu kegiatan. Tentu saja seperangkat alat yang digunakan untuk kelancaran kegiatan ini dapat mempermudah Anda untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan dari suatu penyelenggaraan kegiatan. Anda juga bisa meraih hasil yang paling baik karena adanya dukungan dari berbagai alat utama dan alat pendukung tersebut. Segala sarana dan juga prasarana sebenarnya tidak hanya meliputi barang atau benda saja tetapi juga meliputi tempat atau bahkan ruangan yang bisa mendukung kelancaran kegiatan. Meski selalu dipadukan dengan sarana dan prasarana, namun memiliki arti dan fungsi yang berbeda. Sarana adalah segala sesuatu yang dapat digunakan sebagai alat dan bahan untuk mencapai tujuan dari suatu proses produksi. Pada saat yang sama, infrastruktur merupakan penunjang utama pelaksanaan produksi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI mengemukakan bahwa sarana adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk mencapai suatu tujuan. Infrastruktur adalah penunjang utama untuk pelaksanaan proses bisnis, pengembangan, proyek. Menurut Moenir 1992-119, yang dimaksud dengan semua jenis perlengkapan, perlengkapan dan fasilitas kerja, merupakan alat utama atau alat bantu dalam suatu pekerjaan dan juga menyangkut kepentingan yang berkaitan dengan organisasi kerja. Dari pengertian sarana yang dikemukakan oleh Moenir terlihat jelas bahwa sarana adalah sekumpulan alat yang digunakan dalam jalannya kegiatan baik alat tersebut. Walaupun infrastruktur mendukung baik peralatan maupun peralatan utama, kedua peralatan tersebut dapat digunakan untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai. Ada beberapa macam fungsi dari sarana dan prasarana yang dapat diperoleh. Terutama dalam sebuah perusahaan bila memiliki sarana dan prasarana yang lengkap. Fungsi sarana dan prasarana tentunya akan berbeda-beda sesuai dengan ruang lingkup penggunaannya masing-masing. Misalnya sarana dan prasarana transportasi berbeda dengan kesehatan. Tetapi ada tujuan yang sama, yaitu mencapai hasil yang diinginkan sesuai dengan rencana. Berikut adalah fungsi pokok sarana dan prasarana, yaitu Dapat mempercepat proses kerja implementasi, sehingga menghemat waktu dan meningkatkan produktivitas barang dan hasil pekerjaan lebih tinggi dan dapat memindahkan pengguna atau aktor dengan lebih sederhana atau pengaturan stabilitas pekerja lebih dapat membawa kenyamanan bagi orang yang rasa puas di antara orang-orang yang tertarik menggunakannya. 1. Memudahkan pekerjaan. Sebuah sarana biasanya diadakan dengan tujuan untuk digunakan bagi keperluan Anda. Jadi segala pekerjaan Anda bisa berjalan dengan semakin lancar. Demikian pula prasarana yang berfungsi untuk mendukung sarana juga akan membuat pekerjaan Anda bisa berjalan secara lebih lancar. 2. Menciptakan hasil yang lebih berkualitas. Mungkin saja Anda akan melakukan suatu kegiatan dengan menggunakan sarana yang ada. Dalam hal ini keberadaan sarana akan membuat kegiatan Anda bisa berjalan secara efektif dan efisien. Hasil kegiatan juga sudah dipastikan bisa lebih baik dan lebih berkualitas dengan adanya kehadiran sarana. Demikian pula dengan adanya prasarana yang juga akan mendukung kegiatan Anda sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik. 3. Meningkatkan kepuasan. Penggunaan benda-benda yang memang dibutuhkan tentu akan membuat seseorang merasa puas. Sebab penggunaan benda tersebut bisa membuat Anda merasa puas dengan hasil kegiatan Anda. Setiap sarana ataupun prasarana yang digunakan tentu akan melengkapi berbagai kegiatan Anda sehingga kegiatan bisa berjalan dengan baik dan lancar. Tentu saja kegiatan Anda akan memberikan suatu hasil yang sangat memuaskan. 4. Menimbulkan kenyamanan. Adanya seluruh benda yang dapat mendukung kegiatan Anda memang diadakan dengan tujuan agar kegiatan berjalan dengan lancar. Siapapun yang bergabung dalam kegiatan Anda nantinya akan merasa nyaman karena adanya fasilitas yang telah tersedia. Perbedaan Sarana dan Prasarana Tentunya ada berbagai macam sarana dan prasarana yang umumnya digunakan. Adapun perbedaan di antaranya yaitu sebagai berikut 1. Perbedaan berdasarkan bentuk. Bentuk dari sarana umumnya lebih kecil bila dibandingkan dengan prasarana. Jadi suatu sarana bisa dipindahkan dengan lebih mudah karena bentuknya yang lebih kecil. Terkadang sarana itu bisa bergerak sehingga benda itu bisa berpindah dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Lain halnya dengan prasarana yang memiliki bentuk lebih besar. Tentu saja bentuknya yang besar membuatnya tidak dapat dipindahkan dengan lebih mudah. Oleh karena itu keberadannya cederung untuk menetap di suatu tempat. 2. Perbedaan berdasarkan kepemilikan. Jika dilihat dari segi kepemilikan maka Anda bisa melihat perbedaan dengan jelas dari kedua hal yang sedang dibandingkan tersebut. Suatu sarana sebenarnya bisa dimiliki oleh setiap individu. Artinya setiap orang bisa memilikinya baik perorangan maupun kelompok. Jadi Anda bisa dengan bebas menggunakan sarana tersebut dalam suatu kegiatan. Sedangkan prasarana sebenarnya merupakan suatu alat penunjang yang dapat mendukung sebuah sarana. Prasarana tidak hanya dapat digunakan untuk satu macam keperluan saja tetapi bisa juga digunakan untuk kegiatan lainnya yang berhubungan dengan fungsinya. 3. Perbedaan berdasarkan fungsi. Sebuah sarana tentunya memiliki fungsi utama dalam suatu kegiatan tertentu. Sarana bisa dipastikan sebagai bagian utama sehingga suatu kegiatan dilaksanakan atau diselenggarakan dengan menggunakan benda yang menjadi sarana. Jika tidak ada benda sarana tersebut maka belum tentu suatu kegiatan bisa terselenggaran. Sementara prasarana lebih berfungsi sebagai pendukung kegiatan saja. Keberadaannya juga berfungsi untuk mendukung sarana agar kegiatan bisa berjalan dengan lebih baik. Bagaimanapun juga baik sarana maupun parasarana sama-sama berfungsi dengan baik. 4. Perbedaan berdasarkan pembiayaan pengadaan. Suatu sarana biasanya diadakan dengan biaya yang bersumber dari pihak penyelenggara atau pengada kegiatan. Bisa juga sumber biaya diperoleh dari orang atau peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Sedangkan prasarana biasanya dibiayai oleh pemerintah karena pengadaannya dari APBN. Tidak hanya itu saja tetapi sumber pembiayaan juga umumnya berasal dari wajib pajak. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Setiap sarana dan prasarana yang ada tentu sangatlah bermanfaat baik bagi perorangan maupun kelompok. Tidak menutup kemungkinan bahwa benda-benda ini juga berguna bagi masyarakat luas. Oleh karena itu harus diadakan pemeliharaan dengan berbagai cara yang tepat. Pemeliharaan ini dilakukan dengan tujuan untuk menjaga segala sarana dan juga prasarana yang ada sehingga tetap awet dan tidak rusak. Dengan keadaan yang baik tentu saja Anda benda tersebut bisa digunakan untuk berbagai macam kegiatan. Pemeliharaan bisa dilakukan secara berkala sehingga barang bisa dikontrol atau dicek. Dengan pemeliharaan secara berkala inilah maka kerusakan dapat dihindari. Pemeliharaan sebenarnya juga meliputi kegiatan penyimpanan. Maka penyimpanan setiap sarana yang ada serta seluruh prasarana yang bersifat sebagai pendukung perlu dilakukan dengan baik. Dengan penyimpanan yang baik maka benda bisa terhindar dari kerusakan dan tidak mudah hilang. Selain itu penyimpanan juga harus dilakukan dengan rapi sehingga barang jadi lebih mudah dibersihkan. Penyimpanan yang rapi juga dapat menghindarkan segala barang dari kerusakan. Dengan demikian pemeliharaan segala benda baik sarana maupun prasarana sangatlah penting dan harus dilakukan dengan penuh hati-hati. Tindakan pemeliharaan yang tepat tentu dapat membuat barang yang Anda butuhkan bisa digunakan atau dipakai sewaktu-waktu dan bisa berfungsi dengan baik sehingga keperluan Anda dapat dipenuhi tanpa adanya hambatan. Contoh sarana dan prasarana Mudah sekali menemukan contoh sarana dan prasarana di sekitar kita. Kalau ada sarana kesehatan pasti ada sarana dan prasarana, kalau ada sekolah pasti ada sarana dan prasarana, dll. Berikut beberapa contoh sarana dan prasarana yang ada di sekitar kita. Sekolah Fasilitas alat tulis, bahan ajar, alat latihan, alat olah raga, komputer, dll. Infrastruktur ruang kelas, ruang guru, lapangan olah raga, ruang latihan, dll. Rumah Sakit Fasilitas peralatan bedah, peralatan medis, obat-obatan, ambulans, dll. Infrastruktur Gedung rumah sakit Kantor Fasilitas Seperangkat peralatan mesin, seperti komputer, mesin fotokopi, printer, scanner, proyektor, mesin ketik, dll. Meja, kursi dan papan tulis. Infrastruktur gedung perkantoran, gudang, dll. Hotel Fasilitas tempat tidur, lemari, perlengkapan mandi, peralatan spa, bus wisata. Infrastruktur gedung lobby, kamar hotel, kolam renang, perlengkapan lighting, lapangan golf, dll. Kesimpulan Sarana dan Pra Sarana Rupanya memang dengan adanya sarana dan pra sarana akan membantu mempermudah berjalannya semua aktivitas dalam sebuah perusahaan. Demikian ulasan tentang pengertian struktur dasar, fungsi dan contoh dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfaat. Demikian halnya dengan sistem payroll karyawan, hendaknya dibuat lebih mudah dengan menggunakan produk yang tepat. Salah satunya yaitu melalui penggunaan JojoPayroll. Dimana dengan produk yang satu ini maka perusahaan bisa secara otomatis menghitung besarnya gaji karyawan, termasuk menghitung potongan pajak dan tunjangan lainnya. Selain itu produk ini juga bisa membantu cetak slip gaji otomatis, sehingga tidak perlu dilakukan secara manual. Tentu saja semua kelebihan yang menarik di atas berkat adanya beberapa fitur yang tersemat di dalam JojoPayroll sendiri. Fitur tersebut misalnya yaitu Customized Deduction Component, Multiple Deduction Type, Government Standard BPJS Calculation, Customized BPJS Calculation, BPJS Ketenagakerjaan with 5-tier Risk Level Calculation, Auto Calculation for Bonuses & THR, Prorate Calculation Bonuses & THR, serta berbagai macam fitur menarik lainnya. Oleh karena itu sebaiknya jangan ragu lagi, segera jadwalkan coba gratis JojoPayroll di perusahaan Anda. Biarkan sistem payroll perusahaan berjalan lebih sistematis, lebih teratur dan lebih mudah.
Faktanya, motivasi kerja dan kinerja karyawan juga dipengaruhi oleh ketersediaan sarana dan prasarana. Dengan adanya fasilitas yang memadai, motivasi mereka untuk menyelesaikan suatu pekerjaan akan cenderung lebih tinggi. Aktivitas kerja pun akan lebih lancar jika didukung oleh ketersediaan sarana dan prasarana kantor yang cukup serta dikelola dengan baik. Hal inilah yang kemudian membuat manajemen sarana dan prasarana menjadi vital dalam sebuah perusahaan. Merujuk pada arti kata, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI dijelaskan bahwa sarana adalah segala sesuatu yang bisa digunakan sebagai alat untuk mencapai maksud dan tujuan. Sedangkan prasarana merujuk pada segala sesuatu yang bisa dijadikan penunjang utama dalam terselenggaranya sebuah proses. Sederhananya, sarana dapat digambarkan sebagai alat atau benda bergerak, seperti komputer, mesin, alat tulis, dan lainnya. Sementara prasarana lebih mengarah pada hal-hal atau benda yang sifatnya tidak bergerak, misalnya gedung, ruangan, tanah, dan masih banyak lagi. Untuk lebih lengkapnya, simak penjelasan terkait manajemen sarana dan prasarana di bawah ini! Apa Jenis-Jenis Sarana dan Prasarana dalam Perusahaan? 1. Perlengkapan atau peralatan Kantor Office Supplies Agar lebih spesifik, sarana dan prasarana kantor dibagi ke dalam beberapa jenis, yaitu Peralatan kantor mencakup semua alat dan bahan yang digunakan untuk membantu pekerjaan para karyawan. Dengan harapan, hasil pekerjaan bisa selesai secara lebih cepat dan tepat. Perlengkapan kantor ini dibagi menjadi dua kategori, yaitu; Peralatan kantor dilihat dari bentuknya Dilihat dari bentuknya, peralatan ini terdiri dari tiga jenis, yaitu; berbentuk lembaran, non-lembaran, dan buku. Peralatan yang berbentuk lembaran, misalnya berupa beragam jenis kertas, plastik transparan, map, dan amplop. Sedangkan peralatan yang berbentuk non-lembaran atau tak berlembar, seperti; pensil, pulpen, penggaris, dan beragam ATK lainnya. Selain itu, terdapat pula perlengkapan kantor berupa buku, katakanlah seperti; buku catatan notebook, buku tamu, buku agenda, dan buku pedoman organisasi yang di dalamnya berisi sejarah, struktur, hingga prosedur kerja. Peralatan kantor dilihat dari penggunaannya Berdasarkan cara penggunaan, peralatan kantor terbagi menjadi dua macam, yaitu; barang habis pakai dan tidak habis pakai. Barang habis pakai merujuk pada perlengkapan/peralatan yang hanya bisa digunakan sekali dan tidak dapat bertahan lama, seperti; beragam jenis kertas, tinta, pulpen, karbon, dan masih banyak lagi. Hal ini tentu berbeda dengan barang tidak habis pakai, yang notabenenya cenderung lebih tahan lama. Misalnya, gunting, stapler, cutter, dan jenis ATK lain yang bisa digunakan secara berulang. 2. Mesin Kantor Office Machine Mesin kantor mencakup semua alat yang digunakan untuk memudahkan pekerjaan, utamanya dalam kegiatan pengelolaan data. Mulai dari proses menghimpun, pencatatan, hingga pengolahan data/informasi. Tentunya, mesin kantor ini bekerja secara elektrik, mekanik, dan magnetik. Sebut saja seperti; komputer, laptop, LCD/Proyektor, mesin fotokopi, printer, dan mesin lainnya. 3. Mesin Komunikasi Selain mesin kantor yang telah disebutkan sebelumnya, sebuah perusahaan juga membutuhkan peralatan komunikasi. Dengan tujuan untuk memudahkan koordinasi, kerja sama, dan komunikasi di lingkungan internal perusahaan, maupun eksternal dengan pihak lain. Yang termasuk mesin komunikasi adalah telepon, faksimile, interkom, dan jaringan internet WiFi. Baca Juga 4 Fungsi Komunikasi Dalam Organisasi 4. Perabotan Kantor Office Furniture Faktanya, dalam sebuah kantor juga harus ada beragam jenis perabotan yang kehadirannya dapat membantu proses pelaksanaan tugas atau kegiatan. Sebut saja seperti; meja, kursi, rak buku, lemari, papan tulis, dan sofa untuk para tamu. 5. Interior Kantor Selain perabotan utama, juga dibutuhkan barang-barang yang dapat menambah kesan estetik, nyaman, menyenangkan, dan memberi semangat bagi para karyawan untuk bisa menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Yang termasuk kategori ini, misalnya; lambang negara, gambar presiden dan wakil presiden, lukisan, bendera merah putih, patung, vas bunga, jam dinding, hingga tanaman hidup maupun hias. Semua sarana dan prasarana tersebut harus ditata sedemikian rupa sesuai dengan luas lantai dan ruangan kantor. Penataan atau tata ruang yang baik, tentu akan memberikan kenyamanan dan kemudahan tersendiri bagi karyawan ataupun para tamu. Apa Saja Karakteristik Sarana dan Prasarana Kantor yang Baik? Dalam proses pengadaan sarana dan prasarana kantor, setidaknya ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar tidak terjadi penyesalan. Yang pertama, tim pengadaan harus mengumpulkan data terlebih dulu terkait sarana dan prasarana apa yang dibutuhkan, beserta jumlah dan kualitas mutu yang diharapkan. Dalam hal ini, penting pula untuk dilakukan analisis berbagai faktor, yang meliputi faktor ongkos, fungsional, prestise, dan standarisasi. Kedua, jangan pernah tergiur dengan harga murah, melainkan harus terlebih dulu dipastikan kualitas produk/barang tersebut. Untuk itulah, dalam proses pengadaan sarana dan prasarana, kamu tidak boleh asal. Perlu dipahami bahwa tersedianya perlengkapan kantor yang baik dan berkualitas akan semakin menjamin kelancaran aktivitas kerja para karyawan. Nah, berikut karakteristik atau ciri sarana dan prasarana kantor yang baik. Peralatan tersebut memiliki nilai guna atau benar-benar dibutuhkan untuk membantu dan memudahkan pekerjaan kantor. Dalam artian, dengan peralatan tersebut proses penyelesaian pekerjaan akan lebih efektif dan efisien. Perlengkapan tersebut berkualitas baik dan dengan harga yang sesuai. 4 Langkah Pengelolaan Manajemen Sarana dan Prasarana Demi memenuhi kebutuhan akan sarana dan prasarana, perusahaan memang seharusnya melakukan pengelolaan manajemen yang efektif dan efisien. Mulai dari tahap perencanaan, pengadaan, pelaksanaan, hingga pengawasan. Berikut beberapa rangkaian kegiatan dalam upaya pengelolaan atau manajemen sarana dan prasarana. 1. Pengadaan Sederhananya, pengadaan adalah kegiatan menyediakan sarana dan prasarana kantor guna menunjang aktivitas kerja. Pengadaan ini tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing divisi, dan karenanya harus dilakukan proses perencanaan terlebih dulu. Perencanaan ini penting guna mengetahui dan memastikan nilai guna manfaat dari perlengkapan tersebut, beserta berapa kisaran biaya yang harus dikeluarkan. Jika perencanaan tersebut telah disetujui, barulah proses pengadaan barang akan dilakukan. Tentunya, proses ini harus sesuai dengan prosedur yang berlaku pada organisasi atau perusahaan tersebut. 2. Penyimpanan Kegiatan selanjutnya adalah proses penyimpanan. Proses ini dapat dimaknai sebagai upaya menampung barang atau perlengkapan hasil pengadaan, baik itu yang berasal dari pembelian perusahaan ataupun bantuan dari pihak lain. Adapun tujuan dari penyimpanan adalah supaya; Perlengkapan tersebut tidak rusak Tidak terjadi kehilangan Lebih tersusun rapi sehingga akan mudah diambil ketika dibutuhkan Lebih mudah dalam pengawasan Perlengkapan dan peralatan selalu dalam keadaan bersih Mempermudah proses analisis barang 3. Pemeliharaan Tak cukup sampai pada tahap penyimpanan, barang-barang tersebut juga harus dilakukan pemeliharaan atau perawatan agar tetap dalam kondisi baik dan siap digunakan. Dalam hal ini, pemeliharaan merupakan kegiatan yang sifatnya terus-menerus, dengan tujuan agar; Barang tidak rusak, entah itu karena faktor suhu cuaca, ataupun hewan hama. Barang tidak susut Barang tidak hilang Barang selalu dalam keadaan bersih Barang tidak kedaluwarsa 4. Inventarisasi Inventarisasi dapat diartikan sebagai upaya pencatatan terkait data sarana dan prasarana yang dimiliki oleh perusahaan. Proses pendataan ini penting dengan tujuan agar; Ada bukti tertulis mengenai kegiatan pengadaan dan pengelolaan barang yang dapat dipertanggungjawabkan Mudah dalam proses pengecekan barang Mudah dalam proses pengawasan Barang tidak mudah hilang Mudah ketika proses mutasi atau penghapusan data barang Itulah sekilas informasi terkait manajemen sarana dan prasarana. Dalam praktiknya, pengelolaan ini tidak hanya menjadi tugas dan tanggung jawab General Affairs GA, melainkan juga membutuhkan peran aktif dari semua pihak. Tak lain, agar sarana dan prasarana bisa digunakan secara efektif, efisien, dan sesuai prosedur penggunaan. Bagi kamu yang tertarik untuk belajar lebih dalam terkait manajemen perusahaan, bisa segera bergabung dengan GreatNusa; sebuah platform digital yang menyediakan beragam jenis kursus online. Di sini, kamu dapat menemukan berbagai jenis kursus, khususnya dalam kursus bidang bisnis dan manajemen, serta akan dibimbing oleh mentor-mentor yang ahli di bidangnya, sehingga dijamin mampu mengasah keterampilan, ilmu, dan pengetahuan.
sitiroliatin909 sitiroliatin909 PPKn Sekolah Dasar terjawab Ketika membuat Suatu sarana Kebutuhan Umum Di Lingkungan Masyarakat, hendaknya Dilakukan Dengan Cara.... 10 poinuntuk yang menjawab​ Iklan Iklan thefidanis thefidanis JawabanMusyawarahPenjelasanjadiin yg terbaik ya .......ranknya dikit lagi pakar Iklan Iklan suryanti288 suryanti288 Jawabankerja bakti semoga membantu Iklan Iklan Pertanyaan baru di PPKn akan terasa indah jika hidup....... itu kita jalankan di mana pun dan kapan pun​ Perhatikan gambar berikut hal yang dapat kita berikan sesuai gambar tersebut adalah A doa dan semangat B waktu C materi D tenaga ​ jelaskan tentang proses terpilihnya bahasa indonesia sebagai bahasa persatuan​ 9. Bentuk negara Indonesia adalah negara kesatuan, artinya A. terdiri dari satu negara dan tidak mengenal negara bagian B. terdiri dari beberapa negar … a bagian C. adanya negara didalam negara D. merupakan susunan dari negara serikat​ plastisin yang diberi gaya pada seorang anak yang bermain ketapel adalah​ Sebelumnya Berikutnya
Administrasi sarana dan prasarana adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan untuk menunjang proses pembelajaran baik secara langsung maupun tidak langsung dengan memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada guna mencapai tujuan pendidikan secara efisien dan efek tif. Pada pembahasan ini, akan dikaji lebih lanjut mengenai administrasi saran dan prasarana, mulai dari pengertian, proses, dan peran guru dalam pelaksanaannya. A. Pengertian Administrasi Sarana dan Prasarana 1. Pengertian Sarana dan Prasarana Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, sarana merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan sebagai alat dalam mencapai maksud atau tujuan. Menurut Ketentuan Umum Permendiknas No. 24 Th 2007, sarana adalah perlengkapan pembelajaran yang dapat dipindah-pindahkan. Menurut Ibrahim Bafadal, sarana pendidikan adalah fasilitas, perabot sekolah, atau peralatan sekolah yang membantu proses pembelajaran yang secara langsung telah digunakan. Sedangkan prasarana pendidikan perangkat kelengkapan dasar atau perlengkapan yang menunjang pelaksanaan pembelajaran. Ibrahim Bafadal, 2003. Secara umum sarana dan prasarana adalah alat dan perlengkapan yang menunjang untuk proses belajar dalam melakukan pelayanan publik untuk mencapai tujuan dari pendidikan tersebut. Bila sarana dan prasarana tidak tersedia dengan baik, maka tujuan dan proses pembelajaran tidak tercapai dengan maksimal. 2. Pengertian Administrasi Sarana dan Prasarana Kata administrasi berasal dari bahasa Latin, yaitu “ad” dan “ministro”yang mempunyai arti “kepada” dan “melayani”. Administrasi dapat diartikan pelayanan atau pengabdian pada subjek tertentu. Sarana dan prasarana adalah alat dan perlengkapan yang menunjang proses belajar dalam melakukan pelayanan publik untuk mencapai tujuan dari pendidikan tersebut. Prasarana menurut KBBI adalah segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses usaha, pembangunan, proyek. Sedangkan prasarana pendidikan adalah semua komponen yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses belajar-mengajar di suatu sekolah. Gunawan 2004, menyatakan bahwa perlengkapan sekolah atau fasilitas sekolah dikelompokkan menjadi dua, yaitu Sarana pendidikan. Sarana pendidikan diartikan sebagai semua perangkat peralatan, bahan dan perabot yang secara langsung digunakan dalam proses belajar-mengajar di sekolah. Prasarana pendidikan. Prasarana pendidikan diartikan sebagai semua perangkat pendidikan dasar yang secara tidak langsung menunjang pelaksanaan proses pendidikan di sekolah. Januartini 2015, menyatakan bahwa sarana dan prasarana adalah alat penunjang keberhasilan suatu proses upaya yang dilakukan di dalam pelayanan publik, karena ketika kedua hal tersebut tidak ada, maka semua kegiatan yang dilakukan tidak akan mendapatkan hasil yang diinginkan sesuai dengan rencana. Salah satu aspek yang mendapatkan perhatian khusus dari setiap administrator pendidikan adalah mengenai sarana dan prasarana pendidikan. Secara bahasa, sarana artinya alat langsung agar meraih tujuan dalam pendidikan. Sarana pendidikan mencakup semua peralatan dan perlengkapan yang secara langsung digunakan dan menunjang dalam suatu proses pendidikan harus sesuai dengan proses pembelajaran misalnya, gedung, media pendidikan, kelas, kursi, laboratorium, dll. Sedangkan prasarana merupakan fasilitas yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan, seperti kebun atau taman sekolah. B. Proses Administrasi Sarana dan Prasarana Proses dalam administrasi sarana dan prasarana terdiri dari beberapa proses. Adapun proses tersebut meliputi perencanaan, pengadaan, inventarisasi, penyaluran, pemanfaatan dan pemeliharaan penghapusan, serta pengawasan. 1. Perencanaan Perencanaan sarana dan prasarana pendidikan merupakan suatu proses analisis serta penetapan keperluan yang dibutuhkan dalam suatu proses pembelajaran sehingga lahirlah istilah kebutuhan yang dibutuhkan primer dan kebutuhan yang menunjang. Di dalam proses perencanaan ini harus dilaksanakan dengan cermat dan teliti baik berkaitan dengan karakteristik sarana dan prasarana yang diperlukan, jenisnya, jumlahnya dan kendalanya manfaat yang diraih, serta haranya. Perencanaan pengadaan perlengkapan pendidikan di sekolah harus diawali dengan analisis jenis pengalaman pendidikan yang diprogramkan di sekolah, yaitu Menampung semua usulan pengadaan perlengkapan sekolah yang diajukan oleh setiap unit kerja dan menginventarisasi kekurangan perlengkapan sekolah. Menyusun rencana keperluan perlengkapan sekolah untuk periode tertentu, contohnya untuk satu semester atau satu tahun ajaran. Memadukan rencana kebutuhan yang sudah disusun dengan perlengkapan yang sudah ada sebelumnya. Menggabungkan rencana kebutuhan dengan dana atau anggaran sekolah yang tersedia. Dalam hal ini, jika dana yang ada tidak mencukupi untuk pengadaan semua kebutuhan yang dibutuhkan, maka butuh diadakan seleksi terhadap semua keperluan perlengkapan yang sudah direncanakan dengan melihat urgensi setiap perlengkapan yang dibutuhkan. Semua kebutuhan yang mendadak didaftar dan didahulukan pengadaannya. Menggabungkan rencana daftar kebutuhan perlengkapan yang urgen dengan dana atau anggaran yang ada, maka perlu diadakan seleksi lagi dengan melihat skala prioritas Penetapan rencana pengadaan akhir. 2. Pengadaan Pengadaan adalah semua kegiatan penyediaan sarana dan prasarana untuk menunjang pelaksanaan tugas. Dalam melakukan sarana dan prasarana ini harus dilaksanakan perencanaan terlebih dahulu. Dalam pengadaan sarana dan prasarana kantor, maka ada seksi pembekalan yang mempunyai fungsi-fungsi berikut Penelitian kebutuhan perlengkapan kerja, baik mengenai jumlah maupun mutu. Standarisasi dan perincian benda. Adapun langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mengusahakan standarisasi, yaitu klasifikasi alat-alat, spesifikasi dan rincian alat-alat dengan menggunakan kemampuannya, standarisasi alat-alat dengan pertimbangan waktu dan efisiensi kerja, pembelian benda perbekalan, dan pengiriman barang. 3. Inventaris Inventaris adalah pencatatan atau pendaftaran barang-barang milik kantor, sekolah, rumah tangga, dan sebagainya yang dipakai dalam melaksanakan tugas. Inventarisasi sarana dan prasarana kantor adalah semua kegiatan dan usaha untuk meraih data yang dibutuhkan mengenai sarana dan prasarana yang dimiliki. Secara singkat inventaris bisa diartikan sebagai pencatatan terhadap sarana dan prasarana. Tujuan dari inventaris sarana dan prasarana, yaitu Agar peralatan tidak mudah hilang. Adanya bukti secara tertulis terhadap kegiatan pengelolaan barang sehingga bisa dipertanggungjawabkan. Memudahkan dalam pengecekan barang. Memudahkan dalam pengawasan. Memudahkan ketika mengadakan kegiatan mutasi atau penghapusan barang secara berkelanjutan. 4. Penyaluran Penyaluran adalah kegiatan yang menyangkut pemindahan barang dan bertanggung jawab dari instansi atau pemegang yang satu kepada instansi lain. Kegiatan penyaluran barang ada tiga bagian, yaitu Penyusunan alokasi. Penyusunan alokasi digunakan untuk menghindari pemborosan dalam pembagian atau pendistribusian barang, sehingga merata dan seimbang dengan kebutuhan pemakaiannya masing-masing, maka perlu disusun alokasi kuantitas dan frekuensi pendistribusiannya. Pengiriman barang. Pengiriman barang dari pusat-pusat penyalur barang perlu diketahui cara pengiriman, pengemasan, pemuatan, pengangkutan dan pembongkaran. Penyerahan barang. Dalam penyerahan barang sebaiknya tidak dilupakan untuk mengisi daftar penyerahan barang, surat pengantar, faktur, tanda terima penyerahan barang, biaya pengiriman, dll. 5. Pemanfaatan dan Pemeliharaan Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan, maka setiap sarana prasarana harus diatur penggunaanya seoptimal mungkin. Khususnya buku-buku, alat peraga dan alat pelajaran yang membantu proses belajar mengajar lainnya, oleh guru mata pelajaran agr menyusun program penggunaan alat yang dikaitkan dengan program pengajaran. Tujuan pemeliharaan sarana dan prasarana kantor, adalah a agar barang tidak mudah rusak karena suhu, cuaca bahkan hama, b agar barang tidak mudah hilang, c agar barang tidak kadaluarsa, d agar barang tidak mudah kusut, dan e agar sarana dan prasarana selalu dalam keadaan bersih. 6. Penghapusan Penghapusan sarana dan prasarana adalah kegiatan yang bertujuan untuk menghapus barang-barang milik negara dari Daftar Inventaris Departemen Pendidikan dan Kebudayaan berdasarkan perundang-undangan yang berlaku. Beberapa pertimbangan butuhnya penghapusan barang, antara lain, a mencegah atau membatasi kerugian yang lebih besar, b meringankan beban kerja dari inventarisasi karena banyaknya barang-barang yang tertinggal dalam gudang menyusut, c membebaskan barang dari tanggung jawab satuan organisasi lembaga yang mengurusnya. 7. Pengawasan Seluruh kegiatan administrasi sarana dan prasarana pendidikan tidak bisa berjalan sendiri tanpa dikendalikan dan diawasi, artinya setiap kegiatan masing-masing akan dimonitoring setiap saat oleh pimpinan organisasi serta diperhatikan kerja sama satu sama lain. Pengawasan bukan merupakan suatu pengaturan yang kaku dan akan membatasi ruang gerak masing-masing fungsi pengelolaan, tapi merupakan koordinasi serta akselerasi bagi seluruh fungsi pengelolaan administrasi, sehingga pemborosan waktu, tenaga dan biaya bisa dihindari. C. Peran Guru dalam Administrasi Sarana dan Prasarana Kebijakan pemerintah tentang pengelolaan sarana dan prasarana sekolah tertuang di dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas pasal 45 ayat 1 yaitu, “setiap satuan pendidikan formal dan nonformal menyediakan sarana dan prasarana yang memenuhi keperluan pendidikan sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan potensi fisik, kecerdasan intelektual, sosial, emosional dan kejiwaan peserta didik”. Adapun peran guru dalam administrasi sarana dan prasarana sekolah yaitu, 1 terlibat dalam perencanaan pengadaan alat bantu pengajaran, 2 terlibat dalam pemanfaatan dan pemeliharaan alat bantu pengajaran yang digunakan guru, dan 3 pengawasan dalam penggunaan alat praktek oleh siswa. D. Daftar Referensi Afriansyah, H. 2019. Administrasi Sarana dan Prasarana. Rahmawati, M. 2020. Pengertian Administrasi Sarana dan Prasarana. Razak, S. A. 2020. Administrasi Sarana dan Prasarana. Putri, E. D. 2020. Pengertian, Proses Administrasi Sarana dan Prasarana. E. Unduh Download Resume Administrasi Sarana dan Prasarana Pengertian, Proses, dan Peran Guru PDF Administrasi Sarana dan Prasarana Pengertian, Proses, dan Peran Download A. Pengertian Administrasi Sarana dan PrasaranaB. Proses Administrasi Sarana dan PrasaranaC. Peran Guru dalam Administrasi Sarana dan PrasaranaD. Daftar ReferensiE. Unduh Download Resume Administrasi Sarana dan Prasarana Pengertian, Proses, dan Peran Guru
dalam mengadakan sarana dan prasarana kita harus melakukan